Sun Energy, Operasi Bisnis Rendah Karbon.

Kamis, 21 Maret 2024 14:16 WIB | 27 kali
Sun Energy, Operasi Bisnis Rendah Karbon.

JAKARTA - Pengembang proyek energi surya SUN Energy menerapkan operasi bisnis rendah karbon dengan mengimbangi emisi gas rumah kaca dari kegiatan operasionalnya sepanjang tahun 2023. "Kami telah mengkompensasi 69 ton CO2 dari sekitar 700 perjalanan bisnis yang mendukung kegiatan operasional kami," kata Anggita Pradipta, kepala pemasaran SUN Energy Group, di Jakarta, Kamis.



Secara khusus, hal ini berkaitan dengan proses instalasi proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) fotovoltaik atap (rooftop) andalan perusahaan.



Perusahaan bekerja sama dengan CarbonShare sebagai mitra dalam pengelolaan rendah karbon melalui perhitungan jejak karbon dan layanan penggantian kerugian karbon. Faelasufa, CEO CarbonShare, menjelaskan bahwa melalui kerja sama ini, perusahaan tidak hanya menghitung emisi gas rumah kaca dari perjalanan bisnis SUN Energy, tetapi juga menyediakan kredit karbon bersertifikat berkualitas tinggi dari proyek-proyek konservasi hutan di Indonesia. CarbonShare juga berpartisipasi dalam mendukung proyek-proyek yang telah diverifikasi dan diidentifikasi memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat lokal.

"Kemitraan ini bukan hanya sekedar kolaborasi bisnis, tetapi juga merupakan komitmen untuk mengubah paradigma industri ke arah yang lebih ramah lingkungan," kata Faerasfa.



Sun Energy dan CarbonShare berharap melalui kerja sama ini, kesadaran akan operasi bisnis yang berkelanjutan akan menyebar ke dunia usaha.

Hal ini terutama melalui kombinasi upaya transisi ke energi rendah karbon dan opsi penyeimbangan karbon untuk emisi yang terus dikeluarkan. Dengan demikian, upaya-upaya tersebut dapat menjadi langkah nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sebagai implementasi konsep tata kelola lingkungan dan sosial (LST) yang dapat menjadi nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.



Yuk Bagikan :

Baca Juga